Terpaksa Mandi Air Bercampur Lumpur

Warga Desa Sinar Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, mandi dan mencuci di danau yang keruh karena bercampur lumpur. Foto : EBI/ENIM EKSPRES
Warga Desa Sinar Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, mandi dan mencuci di danau yang keruh karena bercampur lumpur. Foto : EBI/ENIM EKSPRES

ENIMEKSPRES.CO.ID. PALI – Dampak kemarau panjang yang terjadi di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), membuat sebagian warga terus mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

Seperti dialami warga Desa Sinar Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Warga terpaksa harus memanfaatkan danau di desa mereka untuk keperluan mandi dan mencuci. Sementara, debit air telah menyusut, sehingga air danau menjadi keruh dan berbau, karena bercampur lumpur.

Baca juga:

“Sudah lama kami menggunakan air lebung (danau) untuk mandi dan cuci. Walau keruh, tapi tidak ada pilihan. Karena lebung ini yang masih ada airnya,” ujar Eti (28), warga setempat, saat ditemui Enimekspres.co.id, kemarin (23/10/2019).

Eti mengaku, setelah menggunakan air danau tersebut timbul rasa gatal, namun karena tidak ada pilihan lain dan sudah biasa, maka hal tersebut tidak dihiraukannya. “Kalau gatal-gatal sudah biasa, karena airnya sudah campur lumpur. Daripada kami tidak mandi. Gatal kami tahan setiap hari,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI, Junaidi Anuar mengatakan, pihaknya segera mengirim mobil tangki air. “Saya sudah perintahkan petugas untuk mengirimkan air bersih memakai mobil tangki,” katanya. (ebi)

loading...

LEAVE A REPLY