Sumatera Selatan Butuh 8.200 Guru

Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Emzen. Foto : SEG

ENIMEKSPRES.CO.ID, PALEMBANG – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan pada penerimaan CPNS formasi 2021 dibuka lebar untuk profesi guru dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kuota yang diajukan ke Pemerintah Pusat ada sebanyak 8.200 orang.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumsel, Nora Elisya menjelaskan pihaknya telah melaporkan kebutuhan pegawai dari instansi ataupun OPD terkait. Kendati demikian, belum ada jumlah resmi yang disetujui pemerintah pusat, sekaligus juga kapan jadwal pendaftaran dibuka.

“Jumlah yang dibutuhkan sudah kita ajukan. Tahun ini guru yang menjadi prioritas, pasalnya Sumsel sangat kekurangan jumlah guru,” kata Nora saat dikonfirmasi sumeks.co (Sumatera Ekspres Group), usai pelantikan di Auditorium Bina Praja, Rabu (24/2/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Riza Fahlevi melalui Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), Emzen membenarkan Sumsel sangat membutuhkan profesi guru. Sebab kondisi sekarang, guru banyak yang sudah pensiun.

“Ini yang kurang menjadi perhatian pemerintah. Setiap tahun jumlah guru terus berkurang, ratusan orang. Di tahun ini saja ada sekitar 150 orang guru yang pensiun. Maka dengan adanya PPPK ini Disdik Sumsel sangat optimis kebutuhan guru tercukupi,” beber Emzen.

Ikhwal penerimaan CPNS formasi 2021 guru dengan status PPPK, Emzen mengharapkan masyarakat untuk tidak menunda mendaftar diri.

Sebab, pihaknya menyediakan kuota sebanyak 8.200 orang guru yang akan disebar ke 17 kabupaten/kota. “Belum pasti apakah disetujui dan kapan akan dibuka pendaftaran. Yang pasti Sumsel sangat membutuhkan guru, khususnya guru SMK atau bidang pendidikan vokasi,” jelasnya.

Kedudukan Guru PPPK ini setara dengan guru ASN. Hanya penilaiannya objektif tergantung kinerja, yang untuk itu setiap tahun akan dilakukan evaluasi. “Tidak menutup kemungkinan guru PPPK akan menjadi kepala sekolah sekalipun. Bila memang kompetensi mereka sesuai,” pungkasnya. (bim/seg)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

loading...

LEAVE A REPLY