“SMANDA Berbagi” Bantu Sembako Masyarakat Kurang Mampu

Pelajar SMA Negeri 7 Rujukan Muara Enim saat membagikan sembako kepada masyarakat dalam kegiatan SMANDA Berbagi. Foto : SMAN 7 MUARA ENIM FOR ENIMEKSPRES.CO.ID

ENIMEKSPRES.CO.ID, MUARA ENIM – Dalam rangka ikut meringankan beban masyarakat dimasa pandemi dan jelang bulan suci Ramadan 1442 Hijriah, UPT SMA Negeri 7 Rujukan Muara Enim (sebelumnya SMA Negeri 2 Muara Enim) mengadakan bagi-bagi sembako untuk masyarakat.

Mengangkat slogan “SMANDA Berbagi” kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala SMA Negeri 7 Rujukan Muara Enim, H. Darmadi, S.Pd., M.Si, bertempat di halaman sekolah, Jumat (9/4/2021).

Kepala SMA Negeri 7 Rujukan Muara Enim H. Darmadi saat membuka kegiatan SMANDA Berbagi di halaman sekolah. Foto : SMAN 7 MUARA ENIM FOR ENIMEKSPRES.CO.ID

Dalam sambutannya, Darmadi mengapresiasi panitia dan keluarga besar SMA Negeri 7 Rujukan Muara Enim yang telah membuat acara SMANDA Berbagi. Kegiatan ini, disebut Darmadi, sangat positif dalam memupuk rasa kepedulian setiap individu pelajar SMA Negeri 7 Muara Enim. Apalagi di tengah kondisi Covid-19 ini, kesulitan ekonomi menjadi masalah kebanyakan masyarakat.

“Kami keluarga besar SMA Negeri 7 Rujukan Muara Enim sedikit berbagi guna meringankan beban kehidupan masyarakat ekonomi bawah yang secara langsung terdampak dengan kondisi dan situasi saat ini,” ungkap Darmadi, Sabtu (10/4/2021).

Di sisi lain, Darmadi berharap pandemi Covid-19 cepat berlalu, sehingga kehidupan manusia bisa kembali normal seperti sebelumnya.

Dalam kegiatan SMANDA Berbagi, pelajar SMA Negeri 7 Rujukan Muara Enim juga membagikan masker gratis kepada pengguna kendaraan. Foto : SMAN 7 MUARA ENIM FOR ENIMEKSPRES.CO.ID

Ketua Pelaksana SMANDA Berbagi, Martin Bembi Saputra menyampaikan ucapan terima kasih kepada pelajar SMA Negeri 7 Rujukan Muara Enim, para guru, pegawai, serta pihak lain yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Niat dan harapan dalam kegiatan ini adalah bagaimana kami sebagai pelajar ikut merasakan apa yang menjadi kesulitan warga saat ini, dan yang lebih penting lagi adalah bagaimana kami sebagai pelajar bisa melihat keadaan saat ini. Ini sebagai tanggung jawab moral sekaligus proses pembelajaran bagi kami, bahwasanya kehidupan yang dijalani benar-benar berat dan itu semua harus tetap kita jalani guna melanjutkan kehidupan ke depannya,” ucap Martin. (rel/and)

loading...

LEAVE A REPLY