Siswa SMK Mendapat Edukasi Budaya K3

Kepala SMK Negeri 1 Tanjung Agung Bambang Gusviantara berbincang dengan pengurus DPW PAKKI Sumsel. Foto : SIGIT/ENIMEKSPRES.CO.ID

ENIMEKSPRES.CO.ID, MUARA ENIM – Memiliki program Guru Tamu Sekolah, SMK Negeri 1 Tanjung Agung mengundang praktisi bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Ahli Keselamatan Konstruksi Indonesia (PAKKI) Sumatera Selatan untuk memberikan edukasi kepada siswa.

Kegiatan diikuti oleh seluruh siswa mulai dari kelas X sampai XII, bertempat di aula sekolah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Kepala SMK Negeri 1 Tanjung Agung, Bambang Gusviantara menerangkan, dalam melaksanakan program sekolah, pihaknya mengundang praktisi dari berbagai bidang sesuai dengan kompetensi yang ada di sekolah.

Kali ini, SMK Negeri 1 Tanjung Agung mengundang praktisi untuk memberikan edukasi kepada siswanya mengenai penerapan K3 di lingkungan industri.

“Tentunya kami ingin dengan program guru tamu ini, siswa bisa menimba ilmu tambahan dari para praktisi yang kami undang. Kali ini siswa mendapatkan edukasi mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sebagai bekal anak-anak nanti akan masuk ke dunia industri,” kata Bambang.

Baca juga:

Melalui program guru tamu pula, sambung Bambang, menjadi upaya mendekatkan sekolah pada dunia industri yang ada, salah satunya dengan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAKKI Sumsel.

Ke depan, tidak hanya dengan DPW PAKKI, namun kerja sama dapat terjalin juga dengan sektor industri lain dalam rangka memajukan pendidikan SMK melalui peningkatan bidang kompetensi yang dimiliki sekolah.

“Kami ada empat jurusan kompetensi, antara lain Teknik Sepeda Motor, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Komputer, dan Multimedia. Kami siap menjalin kerja sama dengan industri guna meningkatkan kompetensi para siswa,” ungkap Bambang.

Sementara itu, Ketua DPW PAKKI Sumsel, Irfa Kodri menyambut baik terjalinnya kerja sama dengan salah satu sekolah kejuruan negeri di Kabupaten Muara Enim yakni SMK Negeri 1 Tanjung Agung. Ia mengharapkan, para siswa dapat memahami tentang pentingnya budaya K3, baik diterapkan dalam lingkungan sekolah maupun dilingkungan industri.

“Pengenalan K3 kepada siswa SMK diberikan agar lulusan SMK bisa lebih memahami arti pentingnya K3 dalam berbagai hal termasuk di lingkungan kerja, sekolah, dan rumah,” tutupnya. (git)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

loading...

LEAVE A REPLY