Siapkan 15 Ribu Rapid Test Antigen Gratis

Slamet Oku Asmana

ENIMEKSPRES.CO.ID, MUARA ENIM – Menindaklanjuti surat edaran Gubernur Sumsel yang membolehkan mudik dalam wilayah Sumsel asal menunjukkan surat negatif Antigen. Pemkab Muara Enim melalui Dinas Kesehatan  Muara Enim menyiapkan alat rapid test antigen gratis kepada pemudik di posko perbatasan Kabupaten/Kota di wilayah Kabupaten Muara Enim.

Menurut Plt Kadinkes Muara Enim Slamet Oku Asmana, menerangkan alat rapid test antigen tersebut akan dipasok di Posko yang terletak di jalan lintas Sumatera dan berbatasan langsung dengan Kabupaten/Kota di wilayah Sumsel. Posko yang ada di Kabupaten Muara Enim ada lima  yakni dua Posko untuk pelayanan di daerah wisata dan tiga Posko untuk di jalur mudik yaitu Posko Jembatan Enim 2, Posko Gelumbang, dan Posko Simpang Meo. Pada setiap Posko akan diisi petugas gabungan seperti TNI/Polri, Dishub, Dinkes dan yang terkait.

“Untuk Kabupaten Muara Enim, kebetulan jalan lintas negaranya hanya berbatasan dengan Kabupaten/Kota dalam Sumsel tidak ada diluar Sumsel,” kata Oku, kemarin.

Oku menerangkan untuk penerapan syarat rafid test antigen akan dilakukan secara selektif dengan cara sampling. Nanti petugas lainnya akan tegas dalam penerapan Prokes bagi pelaku perjalanan.

Pemeriksaan rapid test antigen akan dilakukan di Posko oleh tim kesehatan sesuai SOP. “Jika dari hasil test hasilnya positif,maka kami akan meminta pemudik untuk putar balik dan melakukan karantina mandiri dengan diawasi oleh petugas kesehatan terdekat ditempat tinggalnya,”tutur Oku.

Kalau pemudik perjalanannya alamatnya dari luar Kabupaten Muara Enim tentu akan dikoordinasikan dengan petugas kesehatan tempat pelaku perjalanan tinggal. Dan ini, sejalan dengan edaran Kapolri bahwa di desa/kelurahan untuk membangun Posko untuk 3T yaitu Testing (pemeriksaan), Tracing (pelacakan), dan Treatment (pengobatan).

Untuk petugas kesehatan, lanjut Oku, pihaknya akan menyiapkan sebanyak 45 orang dengan sistim shif yang akan menempati tiga Posko tersebut mulai H-7 sampai H+7. Sedangkan alat rapid test antigen tersebut, akan diberikan secara gratis, yang disiapkan oleh Dinkes Muara Enim dengan dibantu oleh Dinkes Sumsel.

“Saat ini, kita sedang mengupayakan pengadaan alat rapid test antigen sebanyak sekitar 15 ribu buah serta berkoordinasi dengan Dinkes Sumsel.,” urai Oku.

Bagaimana untuk mengatasi supaya tidak menjadi penumpukan atau gerombolan pada saat pemeriksaan rapid test antigen, Oku menjelaskan bahwa sesuai aturan yang dikeluarkan Polri bahwa pemudik harus tetap di dalam kendaraan selama proses pemeriksaan. “Bagi pemudik yang telah di rapid dan hasilnya negatif, akan dikeluarkan surat keterangan yang berlaku selama tiga hari,” pungkas Oku.(@al)

loading...

LEAVE A REPLY