Sengketa Pilkada PALI, MK Putuskan Pemungutan Suara Ulang di Empat TPS

MK memerintahkan KPU PALI untuk menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di empat TPS. Hal itu merupakan putusan MK terkait sengketa Pilkada PALI. Foto : ILUSTRASI/JPG

ENIMEKSPRES.CO.ID, PALI – Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, untuk menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di empat tempat pemungutan suara (TPS). Hal itu merupakan putusan MK terkait sengketa Pilkada PALI.

Dalam sidang putusan, Ketua Majelis Hakim MK Anwar Usman menyebut, terjadi pelanggaran pemilihan di empat TPS sehingga perlu dilakukan PSU. Keempat TPS itu adalah TPS 6 Desa Tempirai, TPS 8 Desa Babat, serta TPS 9 dan 10 Desa Air Hitam.

“Dari fakta persidangan mahkamah menilai dan memutuskan telah terjadi pelanggaran pemilihan di Kabupaten PALI terutama di empat TPS. Sehingga diperlukan pemungutan suara ulang di empat TPS yang ada,” kata Anwar Usman, dalam sidang Pleno Sengketa Pilkada dilakukan terbuka dan virtual, Senin (22/3/2021).

MK menilai terdapat dua pelanggaran krusial dalam pelaksanaan Pilkada PALI. Yakni adanya pemilih yang mencoblos lebih dari satu kali dan adanya pemalsuan tanda tangan dalam daftar hadir.

Baca juga:

“Pemalsuan tanda tangan dalam dokumen resmi negara merupakan pelanggaran serius karena tidak hanya melanggar etika, tetapi jika dikaji lebih dalam pemalsuan tanda tangan oleh penyelenggara pemilihan telah mencederai asas pemilu yang jujur dan adil,” kata dia.

MK memberikan waktu selama 30 hari setelah putusan dibacakan. Hasil PSU ditetapkan setelah digabungkan dengan perolehan suara yang tidak dibatalkan berdasarkan keputusan Ketua KPU PALI Nomor 366/PL.02.6-Kpt/1612/KPU-Kab/XII/2020 tentang penetapan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara hasil pemilihan bupati dan wakil bupati PALI.

Diketahui, pasangan calon bupati dan wakil bupati PALI nomor urut 01 Devi Harianto-Darmadi Suhaimi (DHDS) menolak menandatangani hasil dan mengajukan gugatan ke MK. Dari hasil perhitungan dalam rapat pleno, paslon DHDS meraih 51.205 suara (49,7 persen) dan paslon nomor urut 02 Heri Amalindo-Soemarjono (HERO) memperoleh 51.836 suara (50,3 persen). (ru/merdeka/seg)

loading...

LEAVE A REPLY