Selama Ramadan Jam Kerja ASN Berkurang

Selama sebulan ke depan, efektivitas kerja ASN dalam seminggu berkurang hingga lima jam, dari sebelumnya minimal 37,5 jam menjadi 32,5 jam. Foto : ISTIMEWA

ENIMEKSPRES.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah telah menetapkan aturan jam kerja baru bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) selama Ramadan. Kebijakan itu tertuang dalam surat edaran (SE) resmi yang dikeluarkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Nomor 09 Tahun 2021.

Selama sebulan ke depan, efektivitas kerja ASN dalam seminggu berkurang hingga lima jam. Dari yang sebelumnya minimal 37,5 jam menjadi 32,5 jam.

Menteri PAN-RB, Tjahjo Kumolo menyatakan, aturan tersebut berlaku bagi ASN yang bertugas di instansi pemerintah pusat maupun daerah. Baik itu mereka yang memberlakukan 5 hari maupun 6 hari kerja dalam seminggu.

Perinciannya, untuk instansi yang menerapkan lima hari kerja, dimulai pukul 08.00 hingga 15.00, berlaku Senin hingga Kamis. ASN yang bekerja enam hari dalam seminggu mulai Senin hingga Kamis dan Sabtu berlaku pukul 08.00–14.00.

Setiap Jumat, waktu bekerja ASN dimulai pada jam yang sama. Hanya, pulang lebih lama mengingat jam istirahat yang bertambah. Selama Ramadan, aturan work from home (WFH) juga masih tetap berjalan. “Jam kerja tersebut berlaku untuk semua ASN yang melaksanakan kedinasan dari rumah ataupun di kantor,” tegas Tjahjo.

Soal mekanisme dan jumlah pegawai yang WFO atau WFH diserahkan sepenuhnya kepada pejabat pembina kepegawaian (PPK) setempat. Dengan bekal data zonasi risiko yang dikeluarkan oleh satuan tugas penanganan Covid-19.

“Yang penting tidak mengganggu kelancaran penyelenggaraan pelayanan publik di instansi masing-masing,” kata mantan Kemendagri itu. (jpg)

loading...

LEAVE A REPLY