Plt Sekda Pimpin Rapat Staf, Roda Pemerintahan Tetap Jalan

Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Emran Tabrani. Foto : OZI/ENIMEKSPRES.CO.ID

ENIMEKSPRES.CO.ID, MUARA ENIM – Pasca ditahannya Bupati Muara Enim H. Juarsah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus dugaan suap terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Muara Enim Tahun 2019.

Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Emran Tabrani langsung menggelar rapat dadakan di ruang rapat Bappeda Muara Enim, diikuti seluruh ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Selasa (16/2/2021).

“Rapat hari ini, rapat tindak lanjut arahan Gubernur semalam saya bersama Asisten II, Asisten III, dan Kepala BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) untuk menghadap,” ujar Emran.

Arahan Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, kata dia, hari ini segera kumpulkan seluruh kepala OPD, para Camat, dan Kabag lingkup Pemerintah Kabupaten Muara Enim untuk diberikan penjelasan pasca kejadian ditetapkannya Bupati Muara Enim H. Juarsah sebagai tersangka oleh KPK.

Baca juga:

“Pertama arahan gubernur bahwa kita harus tetap menjaga kondusifitas daerah dan masyarakat harus dalam kondisi tenang atas kejadian ini. Dan kegiatan pelayanan publik tidak boleh berhenti, tetap berjalan sebagaimana biasa dan semestinya dilakukan,” terang Emran.

Lanjut Emran, jajaran OPD di Kabupaten Muara Enim sebagaimana arahan gubernur tetap melaksanakan tupoksinya masing-masing. Kalaupun ada kegiatan, tahapan-tahapan kegiatan tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya. “Jangan terhenti dengan kejadian ini,” imbuhnya.

Kemudian, informasi terhadap Pelaksana Harian (Plh) Bupati Muara Enim, walaupun sudah beredar di media dirinya enggan berkomentar banyak. “Tapi kata Pak Gubernur semalam, hari ini (Kemarin, red) akan menunjuk Plh Bupati dengan surat penugasan gubernur. Hari ini atau paling lambat besok Plh Bupati sudah ada di Muara Enim,” katanya.

Mengenai program dan visi misi Kabupaten Muara Enim sudah tertuang dalam RPJMD dan sudah di-Perda-kan. Oleh karena itu, visi misi Bupati dan Wakil Bupati yang sudah diemban seluruh OPD yang tertuang dalam RPJMD-RKPD dan direalisasikan di APBD setiap tahun tetap berjalan sebagaimana mestinya dan dilanjutkan sampai 2023.

“Sudah saya imbau dan sudah saya tekankan bahwa dengan kejadian ini roda pemerintahan tetap berjalan dan kepemimpinan sudah ada walaupun diambil alih oleh Pak Gubernur. Dan mudah-mudahan hari ini sudah ada penunjukan Plh Bupati,” tandasnya. (ozi)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

loading...

LEAVE A REPLY