Pembelajaran Tatap Muka Jenjang PAUD Akan Dimulai Januari

Ilustrasi pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19 pada jenjang PAUD. Foto : ISTIMEWA

ENIMEKSPRES.CO.ID, MUARA ENIM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim siap melaksanakan surat edaran Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Bupati Muara Enim tentang pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada awal tahun 2021.

Selain pada satuan pendidikan dasar hingga menengah, satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) juga akan melaksanakan pembelajaran tatap muka pada semester genap atau mulai Januari tahun depan.

Dalam surat edaran Gubernur Sumsel H. Herman Deru nomor:420/11364.a/disdik SS/2020, menerangkan bahwa masing-masing daerah agar melakukan persiapan secara teknis jelang penyelenggaraan pembelajaran tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim, Irawan Supmidi, S.Pd., S.Mn., M.M menjelaskan, Kabupaten Muara Enim secara teknis sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka, akan tetapi untuk wilayah potensi tinggi Covid-19 masih menjadi perhatian. Sehingga mempertimbangkan secara situasional.

“Untuk wilayah kecamatan yang garis hijau secara bertahap sudah melaksanakan tatap muka, akan tetapi masih terbatas, khususnya di Kecamatan Muara Enim dan Lawang Kidul masih daring,” jelas Irawan, Kamis (10/12/2020).

Baca juga:

Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim, Dra. Sri Hidayati, M.Si menambahkan, pelaksanaan pembelajaran tatap muka khusus pendidikan usia dini harus memenuhi protokol kesehatan Covid-19. Misal anak didik wajib pakai masker, sekolah menyediakan tempat cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh, posisi belajar siswa dalam kelas berjarak minimal 1,5 meter.

Di samping itu, peserta didik yang masuk sekolah wajib mendapatkan dukungan orang tua/wali murid dengan adanya surat perjanjian. “Sesuai dengan kemampuan sekolah masing-masing dan kesanggupan orang tua untuk mengizinkan anaknya sekolah dan tidak ada tuntutan apapun,” terang Sri Hidayati.

Terpisah, Ketua HIMPAUDI Kabupaten Muara Enim, Musliah mendukung pembelajaran tatap muka dimulai tahun depan. Menurutnya, di satu sisi anak-anak sudah ingin sekali belajar di sekolah, wali murid sudah menuntut sekolah, serta lembaga sekolah juga harus tetap operasional.

“Melihat dan mempertimbangkan berbagai hal, maka HIMPAUDI setuju saja tatap muka, tetapi lembaga harus mempersiapkan sekolahnya dengan baik dengan memenuhi aturan protokol Covid-19,” kata Musliah.

Salah satu orang tua siswa, Sarosa (30) mengaku setuju jika awal tahun depan pembelajaran tatap muka di sekolah kembali dilakukan. Karena kata dia, anak-anak sudah terlalu lama di rumah. Meskipun di rumah juga belajar. “Belajar di rumah kurang efektif. Mendingan di sekolah, namun pihak sekolah harus benar-benar memperhatikan kesehatan anak-anak,” sebut Sarosa. (git)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

loading...

LEAVE A REPLY