Pedagang Kue Kering  Mulai Marak

KUE KERING: Sejumlah pedagang menjual kue kering menjelang lebaran Idul Fitri di Pasar Impres . Foto  sigit/enimeks

ENIMEKSPRES.CO.ID, MUARA ENIM – Sepekan menjelang lebaran Idul Fitri 1442 H pedagang kue kering di Pasar Impres Kecamatan Muara Enim mulai marak. Para pedagang berharap tahun ini bisa maraup keuntungan dari bisnis yang digelutinya. Ada disejumlah tempat, para pedagang kue kering membuat lapak di dalam hingga di luar pasar Impres.

Maraknya para pedagang kue di Pasar Impres Kota Muara Enim sudah terlihat sejak sepekan ini. Awan (52), salah seorang pedagang kue kering di dekat lahan parkir Gedung Baru Pasar Inpres Muara Enim, mengungkapkan bahwa dirinya memang terbiasa berjualan kue kering setiap tahunnya. Kue yang di jual pun beragam jenis dan nama kuenya. semua kue didapatkan dari para pembuat kue yang ada di Muara Enim maupun dari luar daerah.

“Kalau yang paling banyak diminati ya semacam Nastar, Bangkit. Harga kuenya variasi, kalau kue Nastar berkisar dari Rp70 ribu sampai Rp80 ribu per kilo nya,” ungkap Awan, kemarin.

Ada pula penjual kue yang datang dari wilayah tetangga Kabupaten Muara Enim Yakni dari Lahat Sumsel. Salah satunya Hasna Hariyani (42), warga Lahat ini rela datang ke Pasar Inpres Muara Enim dan menggelar lapak demi berjualan kue kering. “Kalau di sini jadinya ngontrak selama 10 hari,” ujar Hasna.

Ditempat lapak Hasna beragam pula kue kering dagangannya, seperti Bangkit, Astor, Kacang-kacangan, dan Emping Pedas juga menerima pesanan secara online.

“Tahun ini lebih banyak yang memilih memesan lewat online karena situasi pandemi Covid-19 ini,” jelasnya.

Menurut Hasna, walaupun pesanan secara online meningkat, namun pendapatannya tidak meningkat secara signifikan karena dampak pandemi.

“Tidak juga meningkat kalau dibanding dengan tahun sebelum adanya Covid,” ujarnya.(git)

 

loading...

LEAVE A REPLY