Muncul Efek Samping usai Divaksin, Ini Solusinya

Ilustrasi vaksin Covid-19. Foto : JPG

ENIMEKSPRES.CO.ID, JAKARTA – Vaksinasi tahap dua segera dimulai dan dicanangkan pada Rabu (17/2/2021). Untuk vaksinasi tahap dua ini, ditargetkan akan selesai pada akhir April. Sehingga pada Mei bisa dilakukan vaksinasi selanjutnya untuk masyarakat umum. Bagi mereka yang masih ragu dan takut divaksinasi karena khawatir efek sampingnya, jangan khawatir.

Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Maxi Rein Rondonuwu menjelaskan, hingga saat ini hampir tidak ada efek samping yang serius atau kejadian ikutan pasca imunisasi atau KIPI.

Melihat keberhasilan vaksinasi tenaga kesehatan yang lebih cepat dari target awal pada bulan ini dan untuk mempercepat sekaligus memperluas cakupan program vaksinasi dalam mencapai herd immunity.

Maxi memastikan meskipun pelaksanaan berbeda tempat, namun pemerintah pasti memastikan pelaksanaan vaksinasi hanya dilakukan oleh yang vaksinator tenaga kesehatan yang sudah terlatih.

Menurut Maxi, vaksinasi ini memiliki manfaat yang jauh lebih besar ketimbang risiko yang ditimbulkannya. “Namun jika ada nanti setelah vaksinasi mengalami gangguan kesehatan, ada kejadian ikutan pasca imunisasi tidak usah khawatir, ya tenang,” tegasnya.

Baca juga:

Sebab setiap orang yang usai divaksinasi, akan mendapatkan formulir print out kartu imunisasi. Dan terdapat kontak person atau pihak petugas kesehatan yang bisa dihubungi di bagian bawah kartu itu.

“Itu akan ditangani akan diobati secara tuntas dan tentu masing-masing daerah punya komdak KIPI akan menelusuri kausalitas, ya jadi penyebabnya dan pemerintah memastikan bahwa pembiayaan akan ditanggung oleh pemerintah baik pemerintah sendiri maupun sumber pembiayaan lain sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku,” jelasnya.

“Untuk mengantisipasi munculnya KIPI, setiap pelayanan kesehatan sudah ditetapkan kontak person. Kita tahu bersama bahwa setiap habis imunisasi di meja observasi begitu di print out kartu imunisasi di bawah itu sudah ada nomor kontak person petugas kesehatan nomor HP-nya. Jadi saya kira itu tidak ada masalah untuk komunikasi kalau ada kejadian pasca imunisasi,” tambahnya.

Maxi tak lupa mengingatkan bahwa meskipun telah divaksinasi, masyarakat tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan 3M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

“Meskipun kita telah divaksinasi kemungkinan terpapar Covid-19 masih terbuka, meskipun tidak parah. Dengan melaksanakan protokol kesehatan kita juga membantu mencegah penularan Covid-19 ke orang lain,” pungkasnya. (jpg)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

loading...

LEAVE A REPLY