MK Registrasi Laporan DHDS, Ajukan PSU di 51 TPS

Calon Bupati PALI nomor urut 01 Devi Harianto didampingi Calon Wakil Bupati H. Darmadi Suhaimi (DHDS) saat memberi keterangan pers. Foto : EBI/ENIMEKSPRES.CO.ID

ENIMEKSPRES.CO.ID, PALI – Laporan yang diajukan pasangan calon (paslon) nomor urut 01 Devi Harianto-H. Darmadi Suhaimi (DHDS) ke Mahkamah Konstitusi (MK), pasca Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), sudah diregistrasi untuk dilanjutkan.

Hal itu terlihat dalam akta registrasi  perkara konstitusi, Nomor 16/PAN.MK/ARPK/01/2021, Senin (18/1/2021) pukul 10.00 WIB, telah dicatat dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi Elektronik (e-BRPK) perselisihan suara dengan registrasi perkara Nomor 16/PHP.BUP-XIX/2021.

Paslon DHDS memberikan surat kuasa khusus kepada Novriansyah, S.H., M.H dan kawan-kawan yang disebut sebagai pemohon. Sedangkan KPU PALI, disebut sebagai termohon. Perkara tersebut akan ditetapkan hari sidangnya.

Calon Bupati PALI Devi Harianto mengaku optimis permohonannya di MK terkabulkan. Karena sebanyak 51 dari 408 total Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Pilkada PALI telah terjadi perselisihan suara.

Baca juga:

“Sebanyak 51 TPS juga yang kita minta untuk dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Yang kita ajukan sesuai dengan fakta di lapangan, berikut dengan bukti-bukti terlampir,” ujar Devi, Senin (18/1/2021).

Dijelaskan Devi, bukan tanpa alasan diajukannya 51 TPS tersebut untuk dilakukan PSU. Menurut dia, pihaknya melihat adanya perselisihan suara yang terjadi disebabkan berbagai hal. “Di antaranya pada 51 TPS tersebut telah terjadi pemilih yang melakukan pemilihan lebih dari satu kali. Lalu terjadi jumlah surat suara yang melebihi jumlah absensi atau daftar hadir di TPS,” terangnya.

Ditambahkan Devi, permohonan PSU di 51 TPS tersebut, tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten PALI. “Semua kecamatan terjadi, tidak ada yang mayoritas. Karena semua kecamatan rata terjadi selisih suara,” pungkas Devi.

Sebelumnya, Ketua KPU PALI, Sunario, S.E mengatakan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan diri terhadap permohonan yang dilakukan paslon 01 DHDS ke MK. “Pada dasarnya kita siap untuk menghadapi Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) paslon 01 di MK dan kita siap melaksanakan apapun keputusan MK nantinya,” tegasnya.

Diterangkan Sunario, pihaknya saat ini juga sudah menyiapkan beberapa data-data dan dokumen yang akan dibutuhkan, sesuai dengan permohonan paslon 01 DHDS ke MK yang sedang berlangsung. “Insya Allah kita sudah siapkan data-data dan dokumen yang dibutuhkan sesuai dengan permohonan paslon 01 ke MK,” urai Sunario. (ebi)

loading...

LEAVE A REPLY