Lakukan Perlawanan, Perampok Cabul Dihadiahi Timah Panas

M Jumroh, pelaku perampokan dan pencabulan diamankan di Mapolsek Talang Kelapa. Foto : SEG

ENIMEKSPRES.CO.ID, BANYUASIN – M Jumroh (26), warga Perumahan Bumi Mas Kelurahan Tanah Mas Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, mengakui perbuatan bejatnya terhadap korban KN (30), teman kakaknya. Perbuatan bejat itu dilakukan pelaku lantaran pakaian istri orang yang dikenalnya itu terbuka saat dirampok.

“Saat saya todong. Pakaiannya terbuka. Nafsu saya memuncak lalu hendak saya setubuhi. Tapi korban sedang datang bulan. Dan saya paksa ia untuk memuaskan nafsu dengan cara masukkan ke mulutnya,” kata Jumroh di Mapolsek Talang Kelapa, Rabu (17/2/2021).

Pelaku Jumroh yang mengenal suami korban dan kakak pelaku merupakan teman KN (30), melakukan aksi bejatnya tersebut di hadapan anak korban yang masih kecil. “Iya, ada anak korban saat saya melakukan itu, maafkan saya yang khilaf ini,” ucap pelaku.

Sementara itu, Kapolsek Talang Kelapa, AKP Haris Munandar mengungkapkan bahwa aksi pelaku yang telah direncanakan itu, merupakan aksi bejat atas pengaruh narkoba. “Pelaku mengakui memakai narkoba, jadi pengaruh itulah ia melalukannya. Kita akan proses hukum sesuai dengan apa yang dilakukannya,” tegas Haris.

Sebelumnya, Jumroh ditangkap petugas Polsek Talang Kelapa, setelah melakukan aksinya menodong dan nyaris memperkosa KN (30) ibu rumah tangga. Dari informasi yang dihimpun, pelaku Jumroh pada Selasa (19/1/2021) lalu sekitar pukul 23.00 WIB  masuk ke rumah di Komplek Handayani Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin.

Baca juga:

Dengan cara mengetuk pintu rumah dan pintu dibuka korban. Saat itulah pelaku langsung masuk ke rumah dengan membawa sebilah parang. Kemudian, pelaku memaksa KN untuk menyerahkan barang-barang miliknya berupa uang sebanyak lebih kurang Rp200 ribu dan satu buah Hp merek Evercross warna silver.

Korban melakukan perlawanan saat hendak diperkosa. Namun karena korban sedang datang bulan, pelaku beralih dan memaksa korban untuk oral sex. Aksi pelaku itu dilakukannya hingga melukai jari jempol dan telunjuk tangan kiri korban menggunakan parang.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp1,2 juta dan mengalami luka robek di jari jempol dan telunjuk tangan kiri. Korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talang Kelapa.

Sementara itu, Kapolsek Talang Kelapa, AKP Haris Munandar menyampaikan setelah adanya laporan pihaknya langsung melakukan pengejaran kepada pelaku yang sempat kabur ke wilayah Sungai Baung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Dan akhirnya pelarian pelaku berakhir pada Minggu (14/2/2021) sekitar pukul 09.30 WIB. Anggota Opsnal Polsek Talang Kelapa melakukan penangkapan terhadap pelaku. Namun pada saat anggota Opsnal melakukan pengembangan terhadap barang bukti, pelaku melakukan perlawanan sehingga diberi tindakan tegas terukur.

“Tersangka telah dibawa ke Polsek Talang Kelapa untuk dilakukan pemeriksaan dan proses sidik,” tutupnya. (ktr1/seg)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

loading...

LEAVE A REPLY