HNU: Tak Boleh Ada Guru Gaptek di Sumsel

Mewakili Gubernur Sumsel, H. Nasrun Umar membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) I Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sumatera Selatan (Sumsel) di Ruang Rapat Pangripta Nusantara Kantor Bappeda Muara Enim. Foto : OZI/ENIMEKSPRES.CO.ID

ENIMEKSPRES.CO.ID, MUARA ENIM – Para guru dan tenaga pengajar di Sumatera Selatan (Sumsel) dituntut menyesuaikan diri menghadapi tantangan pendidikan di era pandemi. Gubernur Sumatera Selatan diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar (HNU) menginginkan tak ada lagi guru di Sumsel yang gagap teknologi alias gaptek.

Hal ini disampaikan Nasrun saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) I Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sumatera Selatan (Sumsel) dengan tema ‘Bersinergi Meningkatkan Mutu Pendidikan Menuju Sumsel Maju’, di Ruang Rapat Pangripta Nusantara Kantor Bappeda Muara Enim, pekan lalu.

“Saya berharap melalui Muswil I ini sesama guru dapat sharing ilmu, bertukar informasi, bertukar saran, serta bersinergi dalam memajukan dunia pendidikan utamanya di Sumsel,” ungkapnya.

Menurut Nasrun, yang dipercaya menjaga Pelaksana Harian (Plh) Bupati Muara Enim, pandemi Covid-19 telah mengubah peradaban manusia tak terkecuali dunia pendidikan. Kegiatan belajar mengajar di sekolah, kata dia, lebih diutamakan dilaksanakan secara daring sehingga membutuhkan pemahaman teknologi bagi para guru dan tenaga pengajar.

“Apalagi di masa pandemi saat ini kegiatan belajar mengajar sudah melalui daring (online). Artinya, sekarang guru harus menguasai teknologi sebagai penunjang dari kegiatan belajar mengajar tersebut guna meningkatkan mutu pendidikan menuju Sumsel Maju,” tegasnya.

Baca juga:

Dalam arahannya, Nasrun juga bicara tentang guru. Guru sebagai aset bangsa investasi pendidik karena dari guru muncul generasi yang baik sebagai penerus bangsa yang berkualitas dan berbudi baik.

Untuk itu, dirinya pun memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, komitmen, dan segala ikhtiar yang telah dilakukan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim, Irawan Supmidi, berterima kasih kepada IGI Kabupaten Muara Enim karena telah menjadikan Bumi Serasan Sekundang sebagai tuan rumah Muswil I untuk yang pertama kalinya.

Wakil Ketua IGI Sumsel, Marion menyampaikan sebagai motto pendidikan, guru harus cerdas karena guru sebagai panutan dan dituntut untuk profesional dan inovatif, tentunya dengan selalu berinovasi. Apalagi di zaman modern saat ini.

Untuk itu, dirinya berharap khususnya kepada seluruh guru di Provinsi Sumsel tidak ada lagi  yang gaptek (Gagap teknologi), karena IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) merupakan hal yang wajib saat ini. “Apalagi sekolah sekarang dilakukan secara daring sehingga nantinya guru dapat optimal dalam mengajar menggunakan aplikasi yang digunakan,” jelasnya. (ozi/git)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

loading...

LEAVE A REPLY