Harga Labil, Produksi Getah Karet Turun

Salah satu kebun karet milik warga PALI mengalami gugur daun. Foto : EBI/ENIMEKPSRES.CO.ID

ENIMEKSPRES.CO.ID, PALI – Petani karet di Bumi Serepat Serasan saat ini tengah galau. Pasalnya, harga getah kembali tidak stabil. Selain karena harga getah karet naik turun setiap minggunya, kondisi cuaca yang tidak menentu menyebabkan pohon karet milik petani alami gugur daun. Hal ini membuat produksi getah menurun.

Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), M Budi Hoiru, S.H.I menyarankan Dinas Pertanian Kabupaten PALI agar turun ke lapangan mengecek dan mencari penyebab kondisi pohon karet yang alami gugur daun tidak kenal musim.

“Kami minta penyuluh pertanian di lapangan agar lebih aktif lagi untuk memberi pemahaman kepada petani. Serta mencari penyebab terjadinya gugur daun terus menerus,” pinta Budi, Senin (24/5/2021).

Politisi Partai Demokrat itu juga menginginkan agar Dinas pertanian memberi solusi agar tanaman karet petani bisa pulih kembali. “Kalau memang penyebabnya akibat penyakit, maka segeralah diberi obatnya. Tapi kalau kurang pemupukan, maka berikan petani pupuk agar tanaman karet petani produksinya kembali normal,” imbuhnya.

Baca juga:

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI, Ahmad Jhoni, S.P mengaku, pihaknya telah melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan produksi getah karet petani. Bahkan disebut dia, penyuluh pertanian juga sudah digerakkan.

“Kami juga telah menyarankan petani agar selalu membersihkan lahan atau kebun karetnya. Sebab dengan kebun karet dipenuhi gulma, maka sumber makanan tanaman terganggu dan menimbulkan banyak jamur akar putih. Karena kondisi tanah lembap, sehingga jamur akar putih menyerang tanaman,” kata Jhoni.

Di samping itu, Ahmad Jhoni menyebut bahwa petani karet di PALI jarang memberikan pupuk pada tanaman. Pemerintah telah menyiapkan pupuk bersubsidi. Namun petani di PALI sedikit sekali yang berminat untuk memberikan pupuk pada tanamannya.

“Untuk itu, selain penyuluh aktif, kami berharap petani karet juga rutin membersihkan kebunnya dan berikan pupuk secara berkala,” pungkas Jhoni. (ebi)

loading...

LEAVE A REPLY