Harga Bahan Pokok Naik Karena Panic Buying

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Ruzuan Efendi. Foto : SEG

ENIMEKSPRES.CO.ID, PALEMBANG – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Ruzuan Efendi memperkirakan kenaikan harga sejumlah bahan pangan pokok di pasar tradisional jelang bulan Ramadan 1442 H tak berlangsung lama. Kenaikan tersebut diduga hanya dampak dari kepanikan masyarakat yang secara serentak memenuhi kebutuhan pokok.

“Mudah-mudahan paling seminggu setelah ini normal kembali. Ini hanya karena dampak psikologis panic buying (pembelian karena panik). Kami yakin sesuai dengan apa yang kami lakukan setiap tahun, ya seperti inilah adanya. Stok cukup, semuanya cukup baik frozen atau segar,” jelas Ruzuan, usai meninjau Pasar KM 5 Palembang, Senin (12/3/2021).

Hasil pantauan harga daging sapi segar sekarang Rp140 ribu naik Rp10 ribu dari harga sebelumnya Rp130 ribu/kg. Daging ayam  jenis ayam potong merah naik sebesar Rp5 ribu dari Rp35 ribu menjadi Rp40 ribu. Telur ayam dan bebek dari Rp20 ribu menjadi Rp23 ribu. Menyikapi kenaikan tersebut, kata Razuan, masih ada alternatif.

“Misalnya ayam petelur yang sudah nggak produktif ini bisa menjadi stok baru dengan harga Rp35 ribu. Untuk daging sapi kalau di agen  dibanderol seharga Rp120 ribuan bahkan daging sapi frozen (beku) Rp105 ribu/kg dan kerbau Rp80 ribu/kg, ayam Rp23 ribu. Bahkan barang itu menumpuk di gudang Bulog Sumbagsel,” bebernya.

Baca juga:

Guna menjaga stabilitas harga, Pemprov Sumsel akan menggelar operasi pasar dan menggelar pasar murah melibatkan stakeholder terkait. “Sudah sejak awal bulan kemarin kita lakukan di beberapa wilayah padat penduduk. Agar mereka (masyarakat) merasakan stabilitas harga dan tidak susah jauh-jauh ke pasar,” ungkapnya.

Sementara itu, Karnawan (55) pedagang sembako di Pasar KM 5 mengungkapkan, belum ada peningkatan intensitas pembeli menjelang puasa. Beriringan dengan harga sembako yang masih fluktuatif.

“Telur naik selama dua minggu terakhir Rp20 ribu-Rp23 ribu/kg. Pemerintah bilang bisa turun setelah puasa nanti atau pertengahan nanti. Sedangkan untuk harga gula masih stabil Rp12.500/kg dan beras premium Rp11 ribu/kg,” bebernya.

Zainul (44) pedagang ayam potong menambahkan, terpaksa menaikkan harga menjadi Rp38 ribu/kg lantaran agen juga menaikkan harga. “Naik selama tiga hari ini, sebelumnya Rp33 ribu bahkan pernah Rp28 ribu/kg,” tukasnya. (bim/seg)

loading...

LEAVE A REPLY