Coba Kabur, Perampok Toko Emas Ditembak Polisi

Tersangka perampokan toko emas, Usman diinterogasi polisi. Saat akan dibawa ke Mapolda Sumsel, tersangka mencoba kabur. Hingga tersangka diberi tindakan tegas dan terukur. Foto : SEG

ENIMEKSPRES.CO.ID, PALEMBANG – Usman (46) warga Jalan KH Azhari Lr Pedatukan Darat Kelurahan 12 Laut Kecamatan SU I Palembang, berhasil diringkus Unit 4 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel pimpinan AKBP Zainuri, setelah sempat kabur ke Banten dan menjadi DPO polisi selama dua tahun usai merampok Toko Emas Sinar Mas di Jalan Sayangan Kelurahan 17 Ilir Kecamatan IT I Palembang, pada Minggu (9/9/2018) lalu.

Tersangka Usman diringkus saat pulang ke Palembang, Jumat (19/2/2021) subuh. Saat akan dibawa ke Mapolda Sumsel, tersangka Usman mencoba melarikan diri. Petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur.

Saat beraksi, tersangka sengaja membawa linggis dari rumah. Linggis diselipkan di dalam lengan baju sambil berjalan dan setelah dekat dengan toko emas, langsung dipukulkan ke kaca etalase. “Aku pukul kaca etalase dengan linggis yang dibalut dengan kain. Kaca tidak pecah semuanya, tapi hanya sebesar tangan dan langsung saya ambil dan masukkan ke kantong celana. Tangan sempat terluka karena terkena kaca yang pecah,” ungkap tersangka Usman, Jumat (19/2/2021).

Baca juga:

Tersangka kabur setelah diteriaki dan dilempar menggunakan kursi yang ada di belakang etalase oleh pemilik toko emas Feri Kaslim (35) dan anaknya. Tersangka sembunyi sebelum kabur menumpang perahu getek. “Benar Pak, dilempar kursi dan dikejar sama korban. Saya sebelum menyeberang sempat sembunyi di dekat Kelenteng. Setelah sepi, saya naik perahu getek. Yang menolong, saya kasih perhiasan emas gelang dan yang sopir getek saya kasih Rp5.000,” terangnya.

Tersangka mengaku pulang ke Palembang karena rindu dengan istri dan kedua anaknya setelah dua tahun tidak bertemu. “Kabur ke Serang, Banten. Di sana kerja jadi buruh panggul di pasar. Ada keluarga saya di sana. Saya kangen dengan anak dan istri, mangkanya saya pulang ke Palembang sejak Senin kemarin,” tambah tersangka Usman lagi.

Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrim Polda Sumsel, Kompol Suryadi menegaskan, tersangka merupakan pelaku tunggal saat melakukan aksinya. “Tersangka menjadi DPO kita setelah dua tahun kabur usai melakukan aksinya. Saat pulang ke Palembang kita tangkap dan diamankan. Tersangka juga merupakan resedivis dalam kasus penggunaan narkoba jenis sabu-sabu. Saat ini masih dalam pemeriksaan kita,” katanya. (dho)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

loading...

LEAVE A REPLY