Ayam Naik Rp6 Ribu, Telur Naik Rp2 Ribu

TELUR: Jelang satu pekan puasa ramadhan, harga kebutuhan pokok di pasar Pendopo, PALI mengalami kenaikan seperti telur dan ayam potong.(foto heru/enimekspres)

ENIMEKSPRES.CO.ID, PALI – Menjelang bulan suci Ramadhan, yang akan tiba dua pekan lagi, membuat sejumlah harga komoditas di pasar Inpres Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengalami kenaikan.

Di mana, harga daging ayam potong dan harga telur ayam mengalami kenaikan. Harga daging ayam potong yang sebelumnya hanya berkisar Rp30 ribu perkilogram naik menjadi Rp36 ribu perkilogram. Sementara harga telur ayam, yang sebelumnya hanya Rp20 ribu perkilogram, kini naik menjadi Rp22 ribu perkilogram. Meskipun, kenaikan tersebut tidak begitu signifikan, namun bagi ibu rumah tangga menjadi keluhan tersendiri.

Nurlela (54), ibu rumah tangga asal Kelurahan Talang Ubi Timur menjelaskan, bahwa kenaikan harga daging ayam potong dan telur ayam mengalami kenaikan sejak dua hari lalu.

“Kami berharap pemerintah bisa melakukan pengawasan terhadap harga-harga komoditas di pasar. Jangan sampai menjelang puasa, justru harga semakin tinggi. Saat kondisi ekonomi warga yang sedang susah, tentu ini sangat menyulitkan warga,” pintanya.

Sementara itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Kabupaten PALI, Ida Martini melalui Kabid Perdagangan, Ahmad Deni menerangkan bahwa sejauh ini sejumlah harga komoditi sembako di pasar Inpres Pendopo masih relatif belum mengalami kenaikan.

“Yang terdata di kami, harga yang naik yaitu daging ayam potong dan telur ayam. Selebihnya belum ada yang naik. Kalau untuk cabai setan, memang sudah lama tinggi harganya,” terang Ahmad Deni.

Lebih lanjut, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pemantauan harga di seluruh pasar tradisional yang ada di Kabupaten PALI.

“Menjelang bulan suci Ramadan, kami akan melakukan pemantauan harga dan memastikan harga komoditas sembako stabil dan tetap bisa dijangkau masyarakat,” tutup Deni.(ebi)

loading...

LEAVE A REPLY